Sunday, August 12, 2012

Mengenal Bilangan Biner


Penjumlahan bilangan biner serupa dengan penjumlahan pada bilangan desimal. Dua bilangan yang akan dijumlahkan disusun secara vertikal dan digit-digit yang mempunyai signifikansi sama di tempatkan pada kolom yang sama. Digit-digit ini kemudian dijumlahkan dan jika jumlahnya lebih besar dari 1, maka ada bilangan yang disimpan, selanjutnya bilangan yang disimpan tersebut dijumlahkan dengan bilangan di sebelah kirinya.
  • Desimal berbasis  (10( n x10x) berpangkat 10x
  • Biner Berbasiskan 2(n X 2) mengunakan perpangkatan 2x
Contoh : 14 ( 10) = ( 1 x 101) + ( 4 x 100)
                                    = 10 + 4
                                    = 14
Contoh : 82Desimal=                                        Biner
              82:2 = 41 sisa 0
              41:2 = 20 sisa 1
              20:2 = 10 sisa 0
              10:2 = 5 sisa 0
               5:2 = 2 sisa 1
               2:2 = 1 sisa 0
                1:2 = 0 sisa 1
              Jadi :: 1010010
Pejumlahan Biner ::
Batas max = 2
Rumus :: 0 + 0 = 0
               1 + 0 = 1
               1 + 1 = 0 ( menyimpan 1 )
             Bias juga di tulis 10
Contoh :: 
    11101    bilangan 1
    10110    bilangan 2
     ------- +
  110011
      1100    bilangan 3
     ------- +  
  111111   
    11011    bilangan 4
     ------- +
  011010
      1001    bilangan 5
     ------- +
1100011   Jumlah Akhir 

    Gambar
Penguranga ::
Rumus :: 0 - 0 = 0
              1 -1 =  0 
              1 - 0 = 0
             10 - 1 = 1 ( pinjam dari 1 di depan )
Contoh :
1111011    desimal 123
  101001    desimal   41
--------- -
1010010     desimal 82
      0               kolom ke-3 sudah menjadi ‘0’, sudah dipinjam!
111101        desimal 61
  10010         desimal 18
 ------------ -
101011         Hasil pengurangan akhir 43 .

No comments:

Post a Comment

PERKEMBANGAN JARINGAN FIBER OPTIK

PERKEMBANGAN JARINGAN FIBER OPTIK Disusun Oleh : Dejan Habiburrahman NPM:065114353; Kelas:  Universitas Pakuan Abstrak Ja...