Penjumlahan bilangan biner serupa dengan penjumlahan pada bilangan desimal. Dua bilangan yang akan dijumlahkan disusun secara vertikal dan digit-digit yang mempunyai signifikansi sama di tempatkan pada kolom yang sama. Digit-digit ini kemudian dijumlahkan dan jika jumlahnya lebih besar dari 1, maka ada bilangan yang disimpan, selanjutnya bilangan yang disimpan tersebut dijumlahkan dengan bilangan di sebelah kirinya.
- Desimal berbasis (10( n x10x) berpangkat 10x
- Biner Berbasiskan 2(n X 2x ) mengunakan perpangkatan 2x
Contoh : 14 ( 10) = ( 1 x 101) + ( 4 x 100)
= 10 + 4
= 14
= 14
Contoh : 82Desimal= Biner
82:2 = 41 sisa 0
41:2 = 20 sisa 1
20:2 = 10 sisa 0
10:2 = 5 sisa 0
5:2 = 2 sisa 1
2:2 = 1 sisa 0
1:2 = 0 sisa 1
Jadi :: 1010010
Pejumlahan Biner ::
Batas max = 2
Rumus :: 0 + 0 = 0
1 + 0 = 1
1 + 1 = 0 ( menyimpan 1 )
Bias juga di tulis 10
Contoh ::
11101 bilangan 1
10110 bilangan 2
------- +
110011
1100 bilangan 3
------- +
111111
11011 bilangan 4
------- +
011010
1001 bilangan 5
------- +
1100011 Jumlah Akhir
Penguranga ::
Rumus :: 0 - 0 = 0
1 -1 = 0
1 - 0 = 0
10 - 1 = 1 ( pinjam dari 1 di depan )
Contoh :
1111011 desimal 123
101001 desimal 41
--------- -
1010010 desimal 82
0 kolom ke-3 sudah menjadi ‘0’, sudah dipinjam!
111101 desimal 61
10010 desimal 18
------------ -
101011 Hasil pengurangan akhir 43 .

No comments:
Post a Comment