Thursday, May 28, 2015
ringkasan memori internal
Tuesday, August 13, 2013
NEW VALENTINE-X RF
RACE : Bellato
LEST JOIN TO NEW FACEBOOK GRUP!! https://www.facebook.com/groups/new.rfvalentine/
ADA PULA COMMUNITY RACE YANG DAPAT DI IKUTI
•Chamthalion• Community
https://www.facebook.com/groups/new.rfvalentine/doc/552225714838725/
VeilBrotherHood- COMMUNITY
https://www.facebook.com/groups/new.rfvalentine/doc/553466918047938/
S.A.H.A.B.A.T (Comunity)
https://www.facebook.com/groups/new.rfvalentine/doc/552901001437863/
EVENT YANG BARUSAJA BERLANGSUNG !!!!!!
EVENT THR LEBARAN ::
https://www.facebook.com/groups/new.rfvalentine/doc/558098384251458/
EVENT FIST ::
https://www.facebook.com/groups/new.rfvalentine/doc/553408284720468/
NEW DROP LIST !!
https://www.facebook.com/groups/new.rfvalentine/doc/552953958099234/
NEW DONASI VALENTINE-X RF DAN LINK DONASI ....!!
http://valentine-rf.com/id/Jasa_Colok.htm
http://valentine-rf.com/id/donate.php
SUSUNAN STAFF NEW VALENTINE-X RF.....!!!
https://www.facebook.com/groups/new.rfvalentine/doc/548331161894847/
INFO LEBIH LANJUT
Official Website : [url]http://valentine-rf.com/[/url]
Link Register : [url]http://valentine-rf.com/id/register.php[/url]
Link Download : [url]http://valentine-rf.com/id/download.php[/url]
Forum : [url]http://valen.pusku.com/[/url]
Thursday, August 30, 2012
IP adress Design
IP Address Design
Untuk bisa berkomunikasi pada suatu jaringan private ataupun pada jaringan public Internet, setiap host pada jaringan harus diidentifikasi oleh suatu IP address. kenyataan perlunya IP address bisa dipahami dalam kenyataannya bahwa:
- Setiap segmen fisik jaringan memerlukan suatu address unik pada jaringan tersebut
- Setiap host pada suatu jaringan memerlukan suatu IP address yang unik dalam segmen jaringan tersebut
- IP address terdiri dari ID jaringan dan ID host
- Class address dan subnet mask menentukan seberapa banyak IP address yang bisa dibuat dalam segmen jaringan tersebut
IP Address bisa dikelompokkan dalam Class IP seperti dalam table dibawah ini, sementara dalam real world anda memerlukan hanya class A; Class B; dan Class C saja.
Tabel A
| Class Type | Start Address | End Address | Default mask | Notes |
| Class A | 1.0.0.0 | 127.255.255.254 | 255.0.0.0 | |
| Class B | 128.0.0.0 | 191.255.255.254 | 255.255.0.0 | |
| Class C | 192.0.0.0 | 223.255.255.254 | 255.255.255.0 | |
| Class D | 224.0.0.0 | 239.255.255.254 | Multicasting | |
| Class E | 240.0.0.0 | 255.255.255.254 | For testing |
1. Public IP address, adalah IP address yang secara global merupakan IP address yang unik yang terhubung dalam jaringan Internet. Untuk mendapatkan IP public ini anda harus menghubungi ISP anda untuk membeli suatu kelompok kecil IP public yang bisa anda gunakan untuk berkomunikasi keluar jaringan private anda.
2. Private IP Address, dibatasi oleh range tertentu yang bisa dipakai oleh jaringan private akan tetapi tidak dapat dilihat oleh public Internet. Internet Assigned Numbers Authority (IANA) telah menyediakan beberapa kelompok IP address private yang tidak pernah dipakai dalam global Internet. Tabel berikut ini adalah table Private IP address yang bisa anda gunakan dalam jaringan private anda, yang hanya bisa dipakai untuk komunikasi kedalam saja.
Tabel B
| Class Type | Start Address | End Address |
| Class A | 10.0.0.0 | 10.255.255.254 |
| Class B | 172.16.0.0 | 172.31.255.254 |
| Class C | 192.168.0.0 | 192.168.255.254 |
IP address bisa diberikan secara manual; secara dinamis oleh DHCP server; ataupun secara automatis dengan menggunakan Automatic IP Addressing (APIPA). Mulai Windows XP keatas, jika dalam suatu jaringan tidak diketemukan DHCP server, maka IP address akan didapat dari APIPA scheme. APIPA berada pada range IP address antara 169.254.0.1 sampai 169.254.255.254.
IP Address Khusus
Ada beberapa IP address yang mempunyai makna tertentu yang tidak boleh di pakai untuk IP pada host. Tabel berikut ini memberikan daftar IP address khusus
Tabel C
| IP Address | Pemakaian |
| 0.0.0.0 | Network address ini digunakan oleh router untuk menandai default route. Dengan default route kita tidak perlu mengisi routing table yang berlebihan. (beberapa jenis router yang lama menggunakan address ini sebagai broadcast address) |
| Semua bit pada porsi network pada suatu address adalah di set 0 | Suatu address dengan semua bit dari porsi network dari suatu address di set 0 merujuk pada suatu host pada network “ini”, contoh: 0.65.77.233 – host specific pada network class A 0.0.77.52 – host specific pada network class B 0.0.0.69 – host specific pada network class C |
| Semua bits pada porsi host pada suatu address di set 0 | Jika suatu address dimana porsi hostnya di set 0 berarti merujuk pada network itu sendiri, contoh: Network Class A address : 115.0.0.0 Network Class B address : 154.12.0.0 Network Class C address : 223.66.243.0 |
| Semua bits dari porsi host dari suatu address di set 0 | Jika semua bit pada porsi host pada suatu address di set 1, maka ini merupakan pesan broadcast untuk semua host pada network tersebut, contoh: 115.255.255.255 – merupakan pesan broadcast ke semua host pada network Class A 115.0.0.0 154.90.255.255 – merupakan pesan broadcast ke semua host pada network Class B 154.90.0.0 222.65.244.255 – merupakan pesan broadcast ke semua host pada network class C 222.65.244.0 |
| 127.0.0.0 | Address network ini adalah di reserve untuk keperluan address loopback. (catatan: Address ini di exclude pada range address pada Class A ataupin Class B). sementara address 127.0.0.1 merujuk pada local host. |
| 255.255.255.255 | Address ini digunakan untuk mengindikasikan pesan broadcast dimaksudkan ke semua host pada networl ini. |
Saya tidak membahas disini masalah subnet mask secara detail karena subnet mask bagi sebagian praktisi agak membingungkan dan memerlukan bahasan yang agak mendalam. Berikut ini merupakan catatan penting mengenai “Subnet mask”:
- Mengidentifikasikan bagian dari suatu “network” / jaringan dan porsi “host” dalam suatu IP address
- Subnet masks dipakai untuk membuat keputusan routing
- Classfull subnetting
- Variable length subnet masking (VLSM)
- Protocol routing
Seperti dalam kasus scenario sebelumnya, gambar berikut adalah diagram corporate yang terdiri dari tiga sites yang terhubung melalui koneksi WAN. Ketiga sites tersebut adalah Guinea Smelter (ada sekitar 200 hosts); Lumpur site (ada skitar 1000 hosts); dan Hongkong Headquarter (ada sekitar 450 hosts).
Ada baiknya memahami cara konversi IP address dari desimal ke biner dan sebaliknya disini.Untuk ketiga sites tersebut Directur IT anda memberikan range IP private antara 192.168.100.1 sampai 192.168.107.254. Bagaimana anda akan mengaplikasikan range IP address tersebut kepada ketiga site diatas? Kita lihat terlebih dahulu kebutuhan IP untuk ketiga site tersbut.
1. Guinea site memerlukan sekitar tak lebih dari 200 host untuk saat ini, tapi untuk antisipasi ke perkembangan 5 tahun kedepan diperkirakan ada penambahan host / user sampai tidak lebih dari 400 hosts.
2. Hongkong Headquarter memerlukan IP sekitar 450 host tidak lebih untuk 5 tahun kedepan.
3. Lumpur site memerlukan IP lumayan besar untuk saat ini dan prediksi 5 tahun kedepan diperlukan IP sampai sekitar 1000 host tidak lebih.
Pertama kali kita lihat dulu susunan range IP address pada range 192.168.100.0 – 192.168.107.254 ini, mengingat jumlah host pada masing-2 site berada pada range di kelipatan 255 maka kita perlu perhatikan susunan IP pada octet ke tiga dari kiri yaitu 100 – 107. Kita tahu bahwa pada network Class C ini ada 254 host yang bisa dipakai, sehingga kalau kita memerlukan sejumlah host pada range antara 200-an sampai 500-an maka kita memerlukan satu bit lagi dari 8 bit class C ini yaitu 9 bit untuk menghasilkan 500-an host (2 pangkat 9 = 512). Dan jika kita memerlukan host sekitar 1000 maka kita ambil 2 bit lagi kekiri dari 8 bit Class C ini yaitu jadi 10 bit untuk mendapatkan host sekitaran 1000 host (2 pangkat 10 = 1024).
Tabel D
| Network address | Perhatikan octet ketiga dari kiri | Notasi biner |
| 192.168.100.0 | 100 | 0110 0100 |
| 192.168.101.0 | 101 | 0110 0101 |
| 192.168.102.0 | 102 | 0110 0110 |
| 192.168.103.0 | 103 | 0110 0111 |
| 192.168.104.0 | 104 | 0110 1000 |
| 192.168.105.0 | 105 | 0110 1001 |
| 192.168.106.0 | 106 | 0110 1010 |
| 192.168.107.0 | 107 | 0110 1011 |
192.168.100.0/24 untuk site A (8 bit untuk host = 254 host)
192.168.101.0/24 untuk site B (8 bit untuk host = 254 host)
192.168.102.0/24 untuk site C (8 bit untuk host = 254 host)
dan seterusnya untuk site D; E; F; G; dan site H yang masing-2 mendapatkan 254 host, sehingga subnet mask yang dipakai masing-2 adalah 255.255.255.0.
Kebutuhan 400 host
Kembali pada kebutuhan IP diatas, untuk kebutuhan sekiran 400 IP kita membutuhkan 9 bit untuk host (2 pangkat 9 = 512) dan sisanya adalah untuk IP network yaitu 32 bit dikurangi 9 bit berarti 23 bit untuk network. Perhatikan bahwa untuk satu network semua bit harus sama, yang berubah adalah bit host.
Jadi untuk IP network (23 bit) pada IP network 192.168.100.0 kita tulikan
Tabel E
| 192 | 168 | 100 sampai 101 | 0 sampai 254 |
| 1100 0000 | 1010 1000 | 0110 0100 0110 0101 | 0000 0000 => 1111 1110 |
Jadi untuk site Guinea (saat ini hanya 200 host, 400 host 5 tahun kedepan) kita bisa tentukan untuk memakai IP pada range 192.168.100.0 sampai 192.168.101.254 atau lebih lajim ditulis dengan notasi:
192.168.100.0/23 dengan subnet mask 255.255.254.0
Perhatikan 23 adalah jumlah bit yang dipakai oleh network, sementara 9 bit untuk host.
Sementara untuk Hongkong Headquarter kita tentukan untuk memakai IP range antara 192.168.102.0 sampai 192.168.103.254 atau kita tulis dengan otasi:
192.168.102.0/23 dengan subnet mask 255.255.254.0
Kebutuhan 1000 hosts
Untuk kebutuhan IP sekitar 1000 host maka kita memerlukan 10 bit untuk host dan 22 bit untuk network. Perhatikan pada table D diatas, untuk 10 bit host maka perlu pinjam 2 bit di octet ketiga – jadi 22 bit yang tidak berubah adalah pasangan 4 angka pertama (100; 101; 102; 103) dan pasangan 4 angka kedua (104;105;106;107).
Karena 4 pasang pertama sudah kita pakai untuk Ginea dan Hongkong, maka kita bisa pakai untuk site Lumpur site pasangan angka kedua yaitu IP range:
192.168.104.0 sampai 192.168.107.254
Atau lajim kita tuliskan sebagai berikut (karena memakai 22 bit sebagai IP host):
192.168.104.0/22 dengan subnet mask 255.255.252.0
Wednesday, August 29, 2012
Design DNS
- Sebelum dimulai, recursor harus mengetahui dimana dapat menemukan root nameserver; administrator dari recursive DNS server secara manual mengatur (dan melakukan update secara berkala) sebuah file dengan nama root hintszone (panduan akar DNS) yang menyatakan alamat-alamt IP dari para server tersebut.
- Proses dimulai oleh recursor yang bertanya kepada para root server tersebut - misalkan: server dengan alamat IP "198.41.0.4" - pertanyaan "apakah alamat IP dari www.wikipedia.org?"
- Root server menjawab dengan sebuah delegasi, arti kasarnya: "Saya tidak tahu alamat IP dari www.wikipedia.org, tapi saya "tahu" bahwa server DNS di 204.74.112.1 memiliki informasi tentang domain org."
- Recursor DNS lokal kemudian bertanya kepada server DNS (yaitu: 204.74.112.1) pertanyaan yang sama seperti yang diberikan kepada root server. "apa alamat IP dari www.wikipedia.org?". (umumnya) akan didapatkan jawaban yang sejenis, "saya tidak tahu alamat dariwww.wikipedia.org, tapi saya "tahu" bahwa server 207.142.131.234 memiliki informasi dari domain wikipedia.org."
- Akhirnya, pertanyaan beralih kepada server DNS ketiga (207.142.131.234), yang menjawab dengan alamat IP yang dibutuhkan.
- A record atau catatan alamat memetakan sebuah nama host ke alamat IP 32-bit (untuk IPv4).
- AAAA record atau catatan alamat IPv6 memetakan sebuah nama host ke alamat IP 128-bit (untuk IPv6).
- CNAME record atau catatan nama kanonik membuat alias untuk nama domain. Domain yang di-alias-kan memiliki seluruh subdomain dan rekod DNS seperti aslinya.
- [MX record]]' atau catatan pertukaran surat memetakan sebuah nama domain ke dalam daftar mail exchange server untuk domain tersebut.
- PTR record atau catatan penunjuk memetakan sebuah nama host ke nama kanonik untuk host tersebut. Pembuatan rekod PTR untuk sebuah nama host di dalam domain in-addr.arpa yang mewakili sebuah alamat IP menerapkan pencarian balik DNS (reverse DNS lookup) untuk alamat tersebut. Contohnya (saat penulisan / penerjemahan artikel ini),www.icann.net memiliki alamat IP 192.0.34.164, tetapi sebuah rekod PTR memetakan ,,164.34.0.192.in-addr.arpa ke nama kanoniknya:referrals.icann.org.
- NS record atau catatan server nama memetakan sebuah nama domain ke dalam satu daftar dari server DNS untuk domain tersebut. Pewakilan bergantung kepada rekod NS.
- SOA record atau catatan otoritas awal (Start of Authority) mengacu server DNS yang mengediakan otorisasi informasi tentang sebuah domain Internet.
- SRV record adalah catatan lokasi secara umum.
- Catatan TXT mengijinkan administrator untuk memasukan data acak ke dalam catatan DNS; catatan ini juga digunakan di spesifikasi Sender Policy Framework.
Active Derectory
- Simplified Administration : Active Directory menyediakan “single point” dalam hal administrasi semua sumber daya jaringan. Seorang administrator dapat melakukan login dari komputer manapun di dalam jaringan dan melakukan konfigurasi terhadap obyek dan setiap komputer dalam jaringan.
- Scalability : Active Directory mampu mengelola sampai dengan jutaan obyek, dibandingkan arsitektur Windows NT yang “hanya” mampu menangani maksimal 40000 obyek dalam satu domain.
- Open Standard : Active Directory kompatibel dan mendukung berbagai protokol dan teknologi standar yang ada, antara lain LDAP dan LDIF, sehingga Active Directory dapat berkomunikasi dengan Novell Directory Service dan teknologi lain yang menggunakan LDAP. Support terhadap HTTP memungkinkan Active Directory diakses dari web browser dan berbagai bahasa pemrograman pengakses data. Windows 2000 juga mengadopsi Kerberos 5 sebagai protokol otentifikasinya, sehingga kompatibel dengan berbagai produk yang menggunakan protokol sejenis. Sistem penamaan domain dalam AD menggunakan standar DNS name, sehingga nama domain Windows 2000 merupakan standar penamaan domain yang digunakan di internet, maka lebih mudah melakukan koneksi dengan internet.
- Object : adalah istilah yang digunakan untuk menyebut suatu unit tertentu yang terdapat di dalam jaringan, misalnya user, group, printer, ataupun shared folder.
- Container : merupakan “wadah” yang di dalamnya terisi berbagai macam obyek.
- Organizational Unit (OU) : adalah representasi Container yang didalamnya berisi berbagai macam obyek. OU merupakan kesatuan terkecil dimana pengaturan Group Polivy dalam AD dapat diterapkan. Biasanya OU tersebut mencerminkan kesatuan organisasi tertentu dalam jaringan, misalnya dapat didefinisikan OU untuk Sales, Marketing, Direksi, dan sebagainya.
- Domain : merupakan kesatuan jaringan terkecil, yang didalamnya berisi berbagai obyek dan OU. Domain merupakan security boundary, sehingga seluruh obyek dalam satu domain berada dalam otoritas security yang sama. Sebuah organisasi dapat memiliki lebih dari satu domain dalam jaringannya, tergantung pada kebutuhan bisnis maupun policy keamanannya.
- Tree : adalah gabungan dari beberapa domain yang masing-masing masih berada dalam satu induk namespace. Misalnya dibentuk suatu tree dengan induk domain matrik.com, dan di level bawahnya terdapat dua domain bernama sales.matrik.com dan developer.matrik.com.
- Forest : beberapa tree dapat bergabung menjadi sebuah forest dan masing-masing domain tersebut menggunakan namspace yang berbeda. Domain yang berada dalam satu forest menggunakan global catalog yang sama, sehingga informasi konfigurasi dan obyek jaringan antar domain dalam satu forest dapat saling pertukarkan dan diakses secara terpusat.
Sebuah jenis objek khusus yang dapat disimpan di dalam Active Directory adalah sesuatu yang disebut sebagai Organizational Unit (OU). OU adalah sebuah jenis objek Active Directory yang dapat mengandung objek lainnya, seperti halnya sebuah akun pengguna, komputer, atau aplikasi atau mengandung objek OU lainnya. Dengan menggunakan OU, pada Administrator dapat mengatur Active Directory secara hierarkis, yang disusun dengan menggunakan skema X.500 yang dibuat oleh International Telecommunication Union (ITU). Administrator juga dapat menetapkan kontrol akses atau permisi pada setiap anak pohon dalam sebuah OU, agar hanya objek-objek tertentu saja yang dapat mengaksesnya.
OU ditampung dalam sebuah domain Windows Server, yang merupakan struktur dasar dari Active Directory (pada kenyataannya, Active Directory tidak akan berjalan tanpa adanya domain). Setiap objek di dalam Active Directory harus termasuk ke dalam sebuah domain yang sama.
Model OSI
Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.
Model Layer OSI
Terdapat 7 layer pada model OSI. Setiap layer bertanggungjawwab secara khusus pada proses komunikasi data. Misal, satu layer bertanggungjawab untuk membentuk koneksi antar perangkat, sementara layer lainnya bertanggungjawab untuk mengoreksi terjadinya “error” selama proses transfer data berlangsung.
Model Layer OSI dibagi dalam dua group: “upper layer” dan “lower layer”. “Upper layer” fokus pada applikasi pengguna dan bagaimana file direpresentasikan di komputer. Untuk Network Engineer, bagian utama yang menjadi perhatiannya adalah pada “lower layer”. Lower layer adalah intisari komunikasi data melalui jaringan aktual.
OSI Reference Model memiliki tujuh lapis, yakni sebagai berikut
| Lapisan ke- | Nama lapisan | Keterangan |
|---|---|---|
| 7 | Application layer | Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, danNFS. |
| 6 | Presentation layer | Berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layananWorkstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP)). |
| 5 | Session layer | Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama. |
| 4 | Transport layer | Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadp paket-paket yang hilang di tengah jalan. |
| 3 | Network layer | Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melaluiinternetworking dengan menggunakan router dan switch layer-3. |
| 2 | Data-link layer | Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. Selain itu, pada level ini terjadi koreksi kesalahan, flow control, pengalamatan perangkat keras (seperti halnya Media Access Control Address (MAC Address)), dan menetukan bagaimana perangkat-perangkat jaringan seperti hub, bridge, repeater, dan switch layer 2beroperasi. Spesifikasi IEEE 802, membagi level ini menjadi dua level anak, yaitu lapisan Logical Link Control (LLC) dan lapisanMedia Access Control (MAC). |
| 1 | Physical layer | Berfungsi untuk mendefinisikan media transmisi jaringan, metode pensinyalan, sinkronisasi bit, arsitektur jaringan (seperti halnyaEthernet atau Token Ring), topologi jaringan dan pengabelan. Selain itu, level ini juga mendefinisikan bagaimana Network Interface Card (NIC) dapat berinteraksi dengan media kabel atau radio. |
Friday, August 24, 2012
Protokol TCP/IP
Pengertian TCP/IP:
Pengertian Protokol :
Ujung kabel 1: Ujung kabel 2:Pin 1 : Putih Oranye Pin 1 : Putih OranyePin 2 : Oranye Pin 2 : OranyePin 3 : Putih Hijau Pin 3 : Putih HijauPin 4 : Biru Pin 4 : BiruPin 5 : Putih Biru Pin 5 : Putih BiruPin 6 : Hijau Pin 6 : HijauPin 7 : Putih Coklat Pin 7 : Putih CoklatPin 8 : Coklat Pin 8 : Coklat
Urutan kabel :Pin 1 : Putih Oranye Pin 1 : Putih HijauPin 2 : Oranye Pin 2 : HijauPin 3 : Putih Hijau Pin 3 : Putih OranyePin 4 : Biru Pin 4 : BiruPin 5 : Putih Biru Pin 5 : Putih BiruPin 6 : Hijau Pin 6 : OranyePin 7 : Putih Coklat Pin 7 : Putih CoklatPin 8 : Coklat Pin 8 : Coklat
Pengalamatan IP Khusus
- Alamat dengan nilai pertama 127 adalah alamat pembalik yang digunakan untuk men-diagnostik dan testing. Pesan yang dikirim ke 127 akan kembali kepada pengirimnya. Untuk itu 127 tidak dapat digunakan untuk net-id, walaupun secara teknis octet pertama 127 adalam alamat class A.
- Angka 255 dalam octet adalah calon broadcast atau multicast. Pesan yang dikirim ke 255.255.255.255 akan dikirim ke setiap host-host yang ada pada jaringan lokal Anda. Sedangkan pesan yang dikirim ke 165.10.255.255 akan dikirim ke setiap host-host pada jaringan 165.10.
- Octet pertama tidak memiliki nilai diatas 233. Alamat-alamat tersebut dipesan dengan maksud untuk multicast dan experimental.
Saturday, August 18, 2012
Cara Cara menghemat baterai
- klik Start Menu > Control Panel
- Lalu klik Power Options
- Pada tab bagian Power Schemes, ubah settingan pada bagian Turn off Monitor. Pilih After 10 minutes saja. Dan After 15 minutes pada bagian Turn off Hardisk serta After 25 Minutes pada bagian System Standby
- Klik Apply dan Ok
Hibernate
- Klik Start Menu > Power Options
- Lalu ke tab Hibernate dan centang kotak opsi pada tulisan Enable Hibernate. Jangan lupa untuk meng-klikApply.
- Kemudian ke tab bagian Advance. Klik menu drop down yang terdapat pada tulisan When I Press the power button dan pilih Hibernate.
- Klik Apply dan Ok
Menambah beberapa Hardware yang mendukung dan dapat menyimpan Arus lebih Lama
jika anda perlu menggunakan laptop anda bekerja sepanjang hari, Anda akan memerlukan bantuan. Kebanyakan laptop pabrikan hanya menyediakan enam sel baterai, tetapi banyak produsen menawarkan delapan-atau bahkan 12-sel opsional upgrade, yang memiliki daya ganda Listrik. Alternatif untuk baterai laptop mahal adalah produk seperti Philips Portable Power Pack, yang akan memberikan nilai ekstra jam untuk semua perangkat. Philips yang merupakan unit yang kompak baterai yang paling adaptors untuk laptop dan ponsel, yang cukup portabel untuk ditempatkan di saku celana sobat
Wednesday, August 15, 2012
7 Hal yang di takuti Microsoft
Kekhawatiran tersebut tentu saja terkait dengan produk-produknya serta persaingan dengan raksasa teknologi lain, seperti Apple dan Google.
Menurut Business Insider, kekhawatiran tersebut bahkan sudah disebut dalam taraf rasa takut. Sebab begitu berisiko bagi bisnis Microsoft di masa depan. Berikut 7 hal yang diklaim Business Insider begitu ditakutkan Microsoft:
1. Ini eranya Cloud
Microsoft dilaporkan begitu ingin user tahu jika produk-produk sang raksasa sudah hijrah ke cloud. Produk yang dijagokan mulai dari Office 365, Xbox LIVE, Dynamics CRM Online (pesaing Salesforce.com), Bing, Skype, Azure (yang bersaing dengan Amazon Web Services), serta Microsoft Intune.
Namun di sisi lain, Microsoft khawatir jika produk cloud mereka tak sepopuler produk software. Semisal OS Windows dan Microsoft Office yang begitu tenar.
Padahal Microsoft telah menggelontorkan investasi yang cukup besar untuk layanan berbasis cloud. Termasuk di antaranya membuka Azure untuk Linux, serta tetap membuka dukungan untuk Android, iOS dan lainnya.
2. Apple dan Google
Para pesaing Microsoft dilaporkan terus bergerilya melakukan terobosan teknologi. Dimana dua nama yang paling dikhawatirkan gerakannya adalah Apple dan Google.
Perlahan namun pasti, para pesaing ini pun mulai mengusik bisnis utama Microsoft, seperti Windows.
"OS Windows tengah menghadapi berbagai persaingan dari beragam produk dan alternatif platform hingga device, terutama dari Apple dan Google," tulis Business Insider.
Kekhawatiran lain adalah customer enterprise Microsoft tak sedikit yang melirik Mac, iPad, atau tablet Android untuk menggantikan PC Windows mereka.
Nah, beberapa pengguna pun sekarang dilaporkan dalam posisi menunggu bagaimana kejutan yang akan dibawa Microsoft di Windows 8, sebelum nantinya benar-benar pindah.
3. Banyak Pesaing di IT Enterprise
Microsoft boleh berjaya jika menyibak persaingan di segmen pengguna PC dengan OS Windowsnya. Namun jika menyeberang ke segmen IT enterprise, perusahaan asal Redmond ini punya banyak saingan.
Beberapa nama yang menjadi pesaing kuat Microsoft adalah Hewlett-Packard, Oracle serta IBM. Ketiga vendor itu disebutkan punya kemampuan untuk mengintegrasikan solusi software dan hardware.
Khusus untuk Oracle dan IBM, keduanya telah menawarkan banyak software untuk kalangan bisnis yang begitu bersaing dengan Microsoft.
Nama lain yang juga disorot adalah CA Technologies, VMware, Adobe, Cisco, dan SAP yang juga pesaing Microsoft di segmen produk software bisnis. Ada pula Intel yang juga bersaing dalam produk sistem embedded.
4. Pesaing Xbox
Microsoft pernah berujar, "Selain Nintendo dan Sony, pesaing bisnis kami dalam menawarkan produk dan layanan konten bagi konsumer adalah Apple dan Google".
Memang, Apple dan Google saat ini tak memiliki konsol game populer seperti Sony PlayStation atau Nintendo Wii (U). Namun kedua raksasa teknologi tersebut memiliki modal kuat dalam membuat perangkat yang bisa diintegrasikan dengan TV pengguna untuk menyajikan tayangan hiburan.
5. Musuh atau Teman?
Microsoft diketahui bersaing dengan IBM di segmen IT enterprise. Namun di sisi lain, keduanya juga berpartner di bidang lain.
Ya, IBM merupakan pemasok utama untuk chip yang dibenamkan pada Xbox 360 dan Kinect.
Ini baru satu kasus, perangkat andalan lain Microsoft juga dilaporkan masih bergantung dari beragam vendor, yang notabene menjadi pesaing mereka di bisnis lain.
Inilah dua sisi mata uang yang harus dijalani Microsoft. Di satu sisi harus menjaga hubungan baik dengan vendor lain, tetapi di sisi satunya bisa semakin tertekan jika vendor tersebut kian meraksasa.
6. Ditinggal Developer
Popularitas OS Windows tentu tak bisa disangsikan lagi. Namun bagaimana untuk ranah mobile? Sayangnya, Windows masih kalah pamor dibanding OS lain.
Nah, inilah yang juga ditakutkan Microsoft. Windows 8 yang akan melenggang Oktober 2012 dikhawatirkan tetap tak bertaji jika bertarung di ranah perangkat mobile.
Ujung-ujungnya, developer pembuat aplikasi juga turut memandang sebelah mata platform Windows 8. Sehingga cuma sedikit aplikasi yang bakal tersedia untuk Windows 8 di perangkat genggam.
Alasannya, sederhana. Buat apa membuat aplikasi jika pengguna perangkat dengan OS tersebut cuma sedikit?
7. Windows 8 Dipandang Sebelah Mata
Peluncuran Windows 8 adalah pagelaran akbar yang akan dilakukan Microsoft pada akhir tahun 2012 ini.
Tentu saja harapan tinggi dilambungkan petinggi Microsoft terhadap OS terbaru yang mengusung gaya kotak-kotak ala Metro tersebut.
Microsoft sendiri sudah gembar-gembor bahwa Windows 8 akan menjadi OS terbaik yang mereka buat. Produk ini diklaim akan membawa pengalaman unik bagi user serta mengusung fitur-fitur menyegarkan.
Sumber : http://dejan12.wordpress.com/
mengenal jenis kabel twisted pair
Jika kita buka, kabel twisted pair pada dasarnya mirip dengan kabel telepon biasa. Di dalamnya ada beberapa pasangan kabel yang saling dilintir dengan pasangannya (sehingga disebut twisted pair). Maksud pelintiran kabel adalah mengurangi interferensi, derau (noise) dan gangguan yang masuk.
Ada dua macam kabel twisted pair yang sering digunakan dalam pembangunan jaringan LAN, yaitu,Shielded Twisted Pair (STP) yang memiliki selubung pembungkus dan Unshielded Twisted Pair (UTP)yang tidak mempunyai selubung pembungkus. Fungsi selubung ini adalah pentanahan (grounding) untuk mengurangi lebih lanjut gangguan yang ada. Jadi jelas kabel yang memiliki selubung pembungkus akan lebih tahan terhadap gangguan dibandingkan yang tidak dibungkus.
Beberapa karakteristik utama dari jenis kabel twisted pair ini adalah sebagai berikut:
- merupakan sepasang kabel yang dilintir satu sama lain dengan tujuan mengurangi interferensi listrik.
- dapat terdiri atas dua, empat, atau lebih pasangan kabel.
- dapat melewatkan signal hingga 1 gbps
- hanya dapat menangani satu kanal data (yang bekerja pada baseband)
- koneksi pada twisted pair biasanya menggunakan konektor RJ-11 atau RJ-45.
- Shielded Twisted Pair (STP) lebih tahan interferensi daripada Unshielded Twisted Pair (UTP) sehingga STP dapat beroperasi pada kecepatan yang lebih tinggi sampai 1 gbps, namun lebih sulit ditangani secara fisik.
- dibutuhkan sebuah hub untuk membangun sebuah LAN.
- lebih mudah untuk dipelihara karena kerusakan di satu saluran tidak akan menggangu kinerja seluruh jaringan.
Tampak pada gambar adalah contoh sebuah kabel Unshielded Twisted Pair (UTP) yang baru dibuka. Untuk penyambungannya dibutuhkan konektor RJ-11 atau RJ-45. Dengan dibantu peralatan krimping kita dapat memasukkan konektor RJ-11 / RJ-45 ke kabel UTP / STP tersebut.
NAT (Network Address Translation)
- Dua Tipe NAT
Destination NAT adalah ketika anda mengubah alamat tujuan dari paket pertama dengan kata lain anda merubah ke mana komunikasi terjadi. Destination NAT selalu dilakukan sebelum routing, ketika paket masuk dari jaringan. Port forwarding, load sharing dan transparent proxy semuanya adalah bentuk dari DNAT.
- Kenapa orang-orang menggunakan NAT ?
- Koneksi Modem ke Internet.
Kebanyakan ISP akan memberikan satu alamat IP pada saat anda melakukan dial up ke internet. Anda dapat mengirim paket ke alamat mana saja yang anda inginkan tetapi balasannya hanya akan diterima oleh satu alamat IP yang anda miliki.Apabila anda ingin menggunakan banyak komputer seperti jaringan dalam rumah anda untuk terhubung dengan internet dengan hanya satu kink ini, maka anda membutuhkan NAT.
Cara ini adalah NAT yang paling umum digunakan sekarang ini, sering disebut sebagai masqurading. - Banyak Server
Terkadang anda ingin mengubah arah paket yang datang ke jaringan anda. Hal ini disebabkan anda hanya memiliki satu alamat IP, tapi anda ingin semua orang dapat mengakses komputer yang berada di belakang komputer yang memiliki alamat IP yang asli. Apabila anda dapat mengubah tujuan dari paket yang masuk, anda dapat melakukan ini.
Tipe NAT seperti ini disebut port-forwarding. - Transparent Proxy
Terkadang anda ingin seakan-akan setiap paket yang melewati komputer anda hanya ditujukan untuk komputer anda sendiri. Hal ini digunakan untuk membuat transparent proxy : Proxy adalah program yang berada di antara jaringan anda dan dunia luar, dan membuat keduanya dapat saling berkomunikasi. Bagian transparannya dikarenakan jaringan anda tidak akan mengetahui bahwa dia menggunakan proxy kecuali proxynya tidak bekerja.
Program squid dapat dikonfiguraasi untuk bekerja seperti ini, dan hal ini disebut redirection atau transparent proxy.
Network Address Translation (NAT) menterjemahkan sejumlah IP address tidak terdaftar menjadi sejumlah IP address yang terdaftar sehingga setiap client dipetakkan kepada IP address terdaftar yang dengan jumlah yang sama.
NAT Static
Jenis NAT ini merupakan pemborosan IP address terdaftar, karena setiap IP address yang tidak terdaftar (un-registered IP) dipetakan kepada satu IP address terdaftar. Static NAT ini juga tidak seaman jenis NAT lainnya, karena setiap komputer secara permanen diasosiasikan kepada address terdaftar tertentu, sehingga memberikan kesempatan kepada para penyusup dari Internet untuk menuju langsung kepada komputer tertentu pada jaringan private anda menggunakan address terdaftar tersebut.
2. Dynamic NAT
Dynamic Network Address Translation dimaksudkan untuk suatu keadaan dimana anda mempunyai IP address terdaftar yang lebih sedikit dari jumlah IP address un-registered. Dynamic NAT menterjemahkan setiap komputer dengan IP tak terdaftar kepada salah satu IP address terdaftar untuk connect ke internet. Hal ini agak menyulitkan para penyusup untuk menembus komputer didalam jaringan anda karena IP address terdaftar yang diasosiasikan ke komputer selalu berubah secara dinamis, tidak seperti pada NAT statis yang dipetakan sama. Kekurangan utama dari dynamis NAT ini adalah bahwa jika jumlah IP address terdaftar sudah terpakai semuanya, maka untuk komputer yang berusaha connect ke Internet tidak lagi bisa karena IP address terdaftar sudah terpakai semuanya.
3. Masquerading NAT
Masquerading NAT ini menterjemahkan semua IP address tak terdaftar pada jaringan anda dipetakan kepada satu IP address terdaftar. Agar banyak client bisa mengakses Internet secara bersamaan, router NAT menggunakan nomor port untuk bisa membedakan antara paket-2 yang dihasilkan oleh atau ditujukan komputer-2 yang berbeda. Solusi Masquerading ini memberikan keamanan paling bagus dari jenis-2 NAT sebelumnya, kenapa? Karena asosiasi antara client dengan IP tak terdaftar dengan kombinasi IP address terdaftar dan nomor port didalam router NAT hanya berlangsung sesaat terjadi satu kesempatan koneksi saja, setelah itu dilepas.
PERKEMBANGAN JARINGAN FIBER OPTIK
PERKEMBANGAN JARINGAN FIBER OPTIK Disusun Oleh : Dejan Habiburrahman NPM:065114353; Kelas: Universitas Pakuan Abstrak Ja...
-
Penjumlahan bilangan biner serupa dengan penjumlahan pada bilangan desimal. Dua bilangan yang akan dijumlahkan disusun secara vertikal dan...
-
Saat ini banyak brand dan merk ternama yang menawarkan laptop untuk bermain game. Varian harga dari murah hingga mahal dan beragam ...
-
Kabel twisted pair adalah jenis kabel yang digunakan dalam jaringan yang mana didalam kabel tersebut terdapat pasangan kabel yang sali...